Naik Odong-Odong

Naik Odong-odong

Salah satu kegiatan yang disenangi Zeze Vavai adalah naik odong-odong. Awalnya saya agak kaget juga karena biasanya Zeze Vavai tidak mau mencoba sesuatu yang masih asing baginya, namun ternyata dia tertarik juga karena ada banyak anak kecil tetangga yang ikut naik.

Saya masih ingat waktu mengajak Zeze Vavai ketempat permainan anak-anak. Dia mau duduk di mainan (misalnya sepeda motor, mobil atau kuda-kudaan) tapi tidak mau jika mainan itu dijalankan. Saya sering tidak enak hati pada penjaga mainan karena bisa-bisa disangka pelit, padahal saya tidak memasukkan koin karena Zeze Vavai akan kabur kalau mainannya dijalankan 😛

Mungkin sesuai dengan perkembangan usianya juga, sekarang Zeze Vavai langsung bilang, “Iya…” jika saya tanyakan apakah mau naik mainan atau tidak. Ucapan “Iya”-nya juga sudah sangat jelas, tidak seperti waktu usia 1 tahun saat awal belajar bicara.

Naik Odong-odong2

Tanggal 22 Juni 2008 sore kemarin mbah kakungnya mau mengantar family ke Pondok Labu tapi ternyata Zeze Vavai minta naik odong-odong dulu bersama seorang anak tetangga.

Kalau sore saat pulang kerja saya masih bisa mengajaknya main keluar, salah satu tempat favoritnya selain lapangan sepak bola adalah Fitri Mart, sebuah mini market dekat Masjid yang menyediakan mainan Donald Bebek dan Mobil-mobilan.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply