Single Parent & Peran Ibu

Zeze Vavai di Lapangan Bola DJMulai hari Senin, 09 Juli 2007 saya sementara menjadi single parent untuk Zeze Vavai karena mamanya ada acara pra jabatan di kantor.

Pra Jabatan adalah masa orientasi bagi CPNS untuk menjadi PNS. Lamanya 2 minggu dan biasanya bertempat di asrama. Untuk pra jabatan kali ini bertempat di Asrama Haji Bekasi, Jalan Kemakmuran tempat dulu saya menyelenggarakan resepsi pernikahan.

Karena mamanya tidak boleh bawa HP dan tidak boleh menelpon maupun ditelpon, otomatis saya seperti menjadi single parent bagi Zeze Vavai.

Biasanya kami (saya dan isteri) bergantian tugas dalam menggendong atau mengajak main Zeze Vavai, apalagi disaat usia aktif seperti sekarang. Karena mamanya tidak ada, saya menjadi teman bermain Zeze Vavai.


Selain perubahan pola bermain, saya juga baru menyadari bahwa selama ini saya kurang aware pada detail pekerjaan. Saya sempat kelimpungan soal kebutuhan apa saja yang perlu disiapkan dan tagihan-tagihan apa saja (listrik, PAM, kartu kredit) yang perlu dibayarkan serta kapan jatuh temponya. Maklum, kadangkala bukan hanya soal besarannya, melainkan ada beberapa pembayaran yang menggunakan gaji isteri, hehehehe…

Wahai para ayah, ingatlah selalu peran isterimu, hehehe…

Dengar-dengar, diakhir pekan peserta pra jabatan boleh pulang untuk kemudian harus kembali Minggu sore-nya. Jika ini benar, Zeze Vavai bisa melepas rindu setelah selama ini bosan bermain dengan papapnya.

Bayangkan, saya sudah mendongeng kisah tentang Kancil mencuri ketimun, Kancil terjebak orang-orangan petani, Kancil menipu Anjing, Kancil tercebur di sumur, Kancil menipu Rusa, Babi hutan dan Harimau serta kisah tentang Ikan Gabus dan Petani miskin. Semua sudah saya ceritakan sepanjang minggu ini dan Zeze Vavai asyik mendengarkan sambil memati-hidupkan AC dan membanting-banting HP K-618i saya…

Yang jelas, 2 minggu ini saya akan menjadi staff Tango (baca : Teng-Go, jam kantor Teng langsung Go :D). Bisa bermain dengan Zeze Vavai sebelum waktu Maghrib terlalu berharga untuk dilewatkan karena selepas Maghrib Zeze Vavai hanya bisa bermain di dalam rumah dengan segala ranjau dan halangannya. Zeze Vavai sudah bisa berjalan, jadi ruang dalam rumah tidak cukup menjadi ruang jelajahnya. Meja kursi harus dipinggirkan dan tidak boleh ada barang diatas meja. Kalau tidak hati-hati, barang tersebut bisa dilemparkan. Jidat saya 2X kena imbasnya.

Untunglah selama mamanya ada tugas pra-jabatan, Zeze Vavai relatif tidak rewel. Kalaupun rewel biasanya karena lelah setelah bermain seharian dan badannya pegal-pegal.

Buat Zeze Vavai, jangan bandel ya nak… Keep a good work seperti selama ini, ๐Ÿ˜€

12 Comments to “Single Parent & Peran Ibu”

  1. By tiwimanis, July 17, 2007 @ 12:40 am

    hehehe… ;))
    ka’ masim..:D butuh baby sitter nda’???hahahha…. ๐Ÿ˜›
    wuahhhh..ka’ masim jg lg orientasi jd papap yg baik yahh… ๐Ÿ˜€ jgn galak2 ma zeze vavaina, yg sabar ngurusna’, inget takaran susuna, jgn lpa gantiin pampersna..hhmmmmm..jd ngebayangin klo ka’ masim bayar tagihan listrik sambil gendong zeze vavaina dah gtu pake acara nguantri di loket pembayaran..hahahaha…….cape deh.. ๐Ÿ˜€ hiks..hiks… ;))
    gambate pap’…..\:D/

  2. By Vavai, July 17, 2007 @ 12:53 am

    Kalau Tiwi yang jadi baby sitter kayaknya nggak ku-ku deh. Bisa kebanting. Nanti Zeze Vavai mikir, “Wah, bisa jadi mpok gue nih :-D”

    BTW, soal ganti pampers, menyuapi makan, bikin susu sambil masak sih aku dah jago. Dah pantes jadi bapak, hehehe…

  3. By Reny, August 24, 2007 @ 5:00 am

    Untuk para Ayah, memang sudah seharusnya turut serta terjun menjadi seorang ibu.. Apalagi buat yang kedua-duanya menjalankan karier dikantor..

    Pulang sudah sama-sama cape, jadi memang mesti bagi tugas untuk mengurus anak, karena kalau semua dilimpahkan kepada Ibu, sangat tidak mungkin karena Ibu juga sudah letih dikantor, jadi mesti saling kerjasama menjaga anak dirumah..

    Mulai dari sekarang para Ayah harus tau cara menina bobo kan anak, ganti pampers, gendong anak dan lain sebagainya…

  4. By Vavai, August 24, 2007 @ 6:26 am

    #Reny,
    Curahan hati seorang mama yang merasa kecapekan, hehehe…

    Mulai dari sekarang para Ayah harus tau cara menina bobo kan anak, ganti pampers, gendong anak dan lain sebagainyaโ€ฆ

    Kalau yang ini kayanya udah jago deh. Cuma yang soal kerja sama mesti ditingkatkan lagi, hihihi…

  5. By Itachi Uchiha, September 11, 2007 @ 12:46 pm

    cetek ah…

    waktu ade masih bayi… saya yang ngasuh… nganter jemput sekolah… nyuci baju… belanja sayur… bantu ibu di dapur sebelum berangkat ngantor… repooot… but piece a cake lah…

  6. By Mamanya Alyssa, January 16, 2008 @ 4:14 am

    Heeee… nggak mudah kan jadi ibu. apalagi single parent beneran. banting tulang untuk bisa survive, masih harus ngurus anak juga…

  7. By Mamanya Alyssa, January 16, 2008 @ 4:17 am

    Emang bener deh…, surga tu ada di telapak kaki ibu

  8. By cayo, April 26, 2008 @ 2:04 am

    pak.
    mo numpang promosi ttg milis singleparent. spy mereka yg beneran singleparent diluar sana ikut terbantu.

    salam,

    cahyo

  9. By cayo, April 26, 2008 @ 2:04 am

    Buat anda yg singleparent, baik single mom atau single pap. Kami mengundang anda untuk terlibat langsung dalam diskusi di Komunitas Singleparent Indonesia.

    Berasal dari mailing list yg diciptakan akhir 2007, milist ini berisi para orangtua tunggal di Indonesia dan orang-orang yg peduli terhadap mereka.

    Kamu bisa bergabung di milis ini dgn cara subscrie ke :
    http://groups.yahoo.com/group/indosingleparent/

    Atau kirimkan email kosong ke :
    indosingleparent-subscribe@yahoogroups.com

    Atau silahkan melihat tulisan2 kami mengenai singleparent di :
    http://indosingleparent.blogspot.com/

    ———–

    About Indosingleparent Community

    It comes from a mailing list created in end of year 2007. Consist of mainly sinleparents in Indonesia and many supporting agent also every people care for them.

    You can join the milist, then you will be accepted in the warmest community of singleparent.
    We will support you and your family..

  10. By Ellyasih Yulida, December 21, 2008 @ 12:00 pm

    Hai…sebagai single mom…boleh dong bergabung..

  11. By diahazel, October 21, 2010 @ 10:09 am

    hm, aku setuju tuh ada iklan di TV yang intinya saling berbagi dalam pekerjaan rumah tangga, dalam artian ayah gak harus melulu harus dilayani dan ibu juga bisa menggantikan peran ayah disaat keduanya sibuk..akan mengurangi KDRT atau minimal permasalahan rumah tangga…being a single parent is a hard choice…

  • blog — December 2, 2007 @ 1:28 am

  • RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

    Leave a Reply