<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Muhammad Rivai Alifianto</title>
	<atom:link href="http://zeze.vavai.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zeze.vavai.com</link>
	<description>Tentang Alur Kehidupan Zeze Vavai</description>
	<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 04:24:47 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Kacamata Hitam</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/07/23/kacamata-hitam/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/07/23/kacamata-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 04:24:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Lagi bergaya-gaya pakai kacamata hitam. Zeze Vavai memang lagi nakal-nakalnya, jadi apa yang bisa dicoba akan dicoba. Saya melarangnya pakai kacamata hitam karena takut nubruk sana-sini  dan takut pengaruh ke matanya. Kalau cuma sebentar sih nggak apa-apa&#8230;



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi bergaya-gaya pakai kacamata hitam. Zeze Vavai memang lagi nakal-nakalnya, jadi apa yang bisa dicoba akan dicoba. Saya melarangnya pakai kacamata hitam karena takut nubruk sana-sini <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> dan takut pengaruh ke matanya. Kalau cuma sebentar sih nggak apa-apa&#8230;</p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/images/kacamata-hitam-1.jpg" alt="Kacamata Hitam" /><br />
<span id="more-41"></span><br />
<img src="http://zeze.vavai.com/images/kacamata-hitam-2.jpg" alt="Kacamata Hitam" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/07/23/kacamata-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Di Atap Rumah</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/07/23/di-atap-rumah/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/07/23/di-atap-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 03:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2008/07/23/di-atap-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu tempat favorit Zeze Vavai untuk bermain-main adalah atap rumah. Mungkin karena dari atap ini Zeze Vavai bisa memandang jauh ke angkasa, bisa lihat mobil dan motor yang lewat di depan rumah dan bisa melihat layang-layang dan pesawat terbang.

Zeze Vavai sekarang sudah hebat, bisa naik tangga sendiri jadi kalau tidak diawasi bisa berbahaya. Sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu tempat favorit Zeze Vavai untuk bermain-main adalah atap rumah. Mungkin karena dari atap ini Zeze Vavai bisa memandang jauh ke angkasa, bisa lihat mobil dan motor yang lewat di depan rumah dan bisa melihat layang-layang dan pesawat terbang.<br />
<img src="http://zeze.vavai.com/images/atap-rumah-1.jpeg" alt="Atap Rumah" /><br />
<span id="more-38"></span>Zeze Vavai sekarang sudah hebat, bisa naik tangga sendiri jadi kalau tidak diawasi bisa berbahaya. Sekarang hanya boleh keatas kalau Mbaknya sedang menjemur pakaian atau sengaja keatas bersama papap.<br />
<img src="http://zeze.vavai.com/images/atap-rumah-2.jpeg" alt="Atap Rumah" /><br />
Ada rencana kalau nanti membuat hidroponik, atap rumah ini bisa menjadi kebun sayur yang rimbun. Implementasinya menanti Zeze Vavai besar sedikit lagi <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /><br />
<img src="http://zeze.vavai.com/images/atap-rumah-3.jpeg" alt="Atap Rumah" width="550" height="598" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/07/23/di-atap-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Fotografer Cilik</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/07/22/fotografer-cilik/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/07/22/fotografer-cilik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 09:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2008/07/22/fotografer-cilik/</guid>
		<description><![CDATA[Selain menjadi hacker, Zeze Vavai juga seneng memotret. Papanya hanya diberi kamera HP yang kurang jelas sementara Zeze Vavai pakai Kamera Digital Sony 8 Mega Pixel. Mamanya sampai takut kalau tiba-tiba kamera itu dibanting  


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain menjadi hacker, Zeze Vavai juga seneng memotret. Papanya hanya diberi kamera HP yang kurang jelas sementara Zeze Vavai pakai Kamera Digital Sony 8 Mega Pixel. Mamanya sampai takut kalau tiba-tiba kamera itu dibanting <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/images/fotografer-cilik.jpg" alt="Fotografer Cilik" width="550" height="730" /><span id="more-33"></span></p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/images/fotografer-cilik2.jpg" alt="Fotografer Cilik" width="550" height="730" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/07/22/fotografer-cilik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hacker openSUSE Indonesia</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/07/01/hacker-opensuse-indonesia/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/07/01/hacker-opensuse-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 04:11:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2008/07/01/hacker-opensuse-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[
Hacker openSUSE Indonesia, baru bangun belum mandi langsung main komputer. Nggak mempan dilarang, ngamuk kalau diminta pindah namun kalem dan cool kalau hendak difoto. Muhammad &#8220;Zeze Vavai&#8221; Rivai Alifianto, 2 tahun 3 bulan.



]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/07/t_hacker-opensuse-1.jpg" alt="hacker opensuse" /></p>
<p>Hacker openSUSE Indonesia, baru bangun belum mandi langsung main komputer. Nggak mempan dilarang, ngamuk kalau diminta pindah namun kalem dan cool kalau hendak difoto. Muhammad &#8220;Zeze Vavai&#8221; Rivai Alifianto, 2 tahun 3 bulan.</p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/07/t_hacker-opensuse-2.jpg" alt="hacker opensuse" /></p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/07/t_hacker-opensuse-5.jpg" alt="hacker opensuse" /></p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/07/t_hacker-opensuse-3.jpg" alt="hacker opensuse" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/07/01/hacker-opensuse-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cool&#8230;</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/06/28/cool/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/06/28/cool/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 04:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2008/06/28/cool/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin meniru papanya yang cool (coolkas  ), Zeze Vavai sering unik jika sedang difoto. Dia akan bergaya seolah-olah sedang tidak difoto. Bedanya, kalau saya sering salah tingkah sendiri, Zeze Vavai benar-benar cool. Setuju kan kalau memang cool, hehehe&#8230;
Foto ini diambil tanggal 26 Mei 2008.


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin meniru <a href="http://vavai.com/blog">papanya</a> yang cool (coolkas <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> ), Zeze Vavai sering unik jika sedang difoto. Dia akan bergaya seolah-olah sedang tidak difoto. Bedanya, kalau saya sering salah tingkah sendiri, Zeze Vavai benar-benar cool. Setuju kan kalau memang cool, hehehe&#8230;</p>
<p>Foto ini diambil tanggal 26 Mei 2008.</p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/06/cool.jpg" alt="cool" /></p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/06/cool2.jpg" alt="Cool…" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/06/28/cool/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Naik Odong-Odong</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/06/28/naik-odong-odong/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/06/28/naik-odong-odong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 04:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2008/06/28/naik-odong-odong/</guid>
		<description><![CDATA[
Salah satu kegiatan yang disenangi Zeze Vavai adalah naik odong-odong. Awalnya saya agak kaget juga karena biasanya Zeze Vavai tidak mau mencoba sesuatu yang masih asing baginya, namun ternyata dia tertarik juga karena ada banyak anak kecil tetangga yang ikut naik.
Saya masih ingat waktu mengajak Zeze Vavai ketempat permainan anak-anak. Dia mau duduk di mainan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/06/naik-odong-odong.jpg" alt="Naik Odong-odong" /></p>
<p>Salah satu kegiatan yang disenangi Zeze Vavai adalah naik odong-odong. Awalnya saya agak kaget juga karena biasanya Zeze Vavai tidak mau mencoba sesuatu yang masih asing baginya, namun ternyata dia tertarik juga karena ada banyak anak kecil tetangga yang ikut naik.</p>
<p>Saya masih ingat waktu mengajak Zeze Vavai ketempat permainan anak-anak. Dia mau duduk di mainan (misalnya sepeda motor, mobil atau kuda-kudaan) tapi tidak mau jika mainan itu dijalankan. Saya sering tidak enak hati pada penjaga mainan karena bisa-bisa disangka pelit, padahal saya tidak memasukkan koin karena Zeze Vavai akan kabur kalau mainannya dijalankan <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mungkin sesuai dengan perkembangan usianya juga, sekarang Zeze Vavai langsung bilang, &#8220;Iya&#8230;&#8221; jika saya tanyakan apakah mau naik mainan atau tidak. Ucapan &#8220;Iya&#8221;-nya juga sudah sangat jelas, tidak seperti waktu usia 1 tahun saat awal belajar bicara.</p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/06/naik-odong-odong2.jpg" alt="Naik Odong-odong2" /></p>
<p>Tanggal 22 Juni 2008 sore kemarin mbah kakungnya mau mengantar family ke Pondok Labu tapi ternyata Zeze Vavai minta naik odong-odong dulu bersama seorang anak tetangga.</p>
<p>Kalau sore saat pulang kerja saya masih bisa mengajaknya main keluar, salah satu tempat favoritnya selain lapangan sepak bola adalah Fitri Mart, sebuah mini market dekat Masjid yang menyediakan mainan Donald Bebek dan Mobil-mobilan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/06/28/naik-odong-odong/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pola Pikir Anak Kecil dan Kekhawatiran Orang Tua</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2008/01/24/pola-pikir-anak-kecil-dan-kekhawatiran-orang-tua/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2008/01/24/pola-pikir-anak-kecil-dan-kekhawatiran-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 07:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2008/01/24/pola-pikir-anak-kecil-dan-kekhawatiran-orang-tua/</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata pelajaran tentang manajemen pribadi bukan hanya bisa datang dari orang yang lebih tua dan sudah banyak makan rujak (asam garam-Vai  ) tentang kehidupan, melainkan juga dari anak sebesar Zeze Vavai.
Di usia menjelang 2 tahun (26 Maret adalah ultah kedua), Zeze Vavai sudah semakin cerdas dan semakin kukuh jika menginginkan sesuatu.
Saat mandi misalnya. Kesenangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/01/zeze-vavai-lap-dj1.jpg" title="Zeze Vavai1" alt="Zeze Vavai1" align="left" height="400" width="300" />Ternyata pelajaran tentang manajemen pribadi bukan hanya bisa datang dari orang yang lebih tua dan sudah banyak makan rujak (asam garam-Vai <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> ) tentang kehidupan, melainkan juga dari anak sebesar Zeze Vavai.</p>
<p>Di usia menjelang 2 tahun (26 Maret adalah ultah kedua), Zeze Vavai sudah semakin cerdas dan semakin kukuh jika menginginkan sesuatu.</p>
<p>Saat mandi misalnya. Kesenangan Zeze Vavai adalah membuka kran air sebesar-besarnya lantas menutup kran  dengan tangannya. Otomatis air bercipratan kemana-mana dan membuat saya yang sedang memandikan ikut basah.</p>
<p>Awalnya saya bertindak sebagai diktator. Saya larang Zeze Vavai berbuat begitu karena air yang bercipratan kadang memancar kemana-mana dan bisa membahayakan jika masuk ke hidung atau telinganya, tapi namanya anak-anak, dia akan menjerit-jerit jika saya paksa berhenti.</p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2008/01/zeze-vavai-lapdj2.jpg" title="Zeze Vavai2" alt="Zeze Vavai2" align="right" height="400" width="300" />Lama-lama saya berpikir, mungkin ada yang salah dari mekanisme saya melarang anak. Saya melarang sesuatu yang mereka gemari tanpa memberikan pemahaman dan alternatif.</p>
<p>Saya masih ingat. Dulu, waktu baru bisa jalan, saya selalu khawatir kalau Zeze Vavai jatuh dari tempat tidur karena selalu turun sendiri dari tempat tidur. Yang saya khawatirkan, kadang Zeze Vavai turun dalam posisi duduk, padahal kakinya belum sampai ke lantai. Ternyata kekhawatiran saya tidak beralasan. Saya hanya perlu mengatakan, &#8220;Zeze Vavai, turunnya yang benar. Kalau nggak benar nanti jatuh&#8221;, dan tiap saya mengatakan demikian, Zeze Vavai akan dengan segera mengubah posisi duduknya menjadi posisi tengkurap dan kemudian turun sambil mundur <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kali lain, saya selalu khawatir kalau terantuk saat menaiki lantai dirumah yang memiliki sedikit undak-undakan (antara lantai ruang tamu dengan lantai ruang keluarga memiliki selisih tinggi sekitar 30 cm). Ternyata dia dengan mudah membedakan &#8220;jebakan&#8221; ini. Awal-awal, Zeze Vavai akan merangkak setiap melewati undakan tersebut, memastikan bahwa dirinya tidak akan jatuh. Lama-lama, karena sudah terbiasa, Zeze Vavai hanya perlu berpegang ke tembok untuk menyeimbangkan dirinya.</p>
<p>Sekarang, saya tidak khawatir jika Zeze Vavai senang bermain air. Tak masalah buat saya jika saya berbasah-basah ria meski itu sewaktu saya hendak berangkat kerja. Saya tidak mau menukar kebahagiaan Zeze Vavai hanya dengan sekedar keengganan saya untuk menukar baju jikalau basah. Nilai kebahagiaan yang saya dapatkan jika Zeze Vavai tertawa bahkan jauh lebih berharga dibandingkan kerja lembur semalam suntuk <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salah seorang yang saya kagumi, pak Hadi Kuntoro yang juga member <a href="http://www.tangandiatas.com">TDA</a> dan tinggal di Bekasi menuliskan pengalaman yang menarik soal kedekatannya dengan anak-anak, <a href="http://hadikuntoro.blogspot.com/2007/09/maunya-mandi-sama-ayah.html">&#8220;Maunya mandi sama ayah&#8230;&#8221;</a>. Terima kasih untuk <em>share</em> pengalamannya pak Hadi.</p>
<p>Jadi orang tua tidak perlu selalu khawatir kan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2008/01/24/pola-pikir-anak-kecil-dan-kekhawatiran-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Maafkan Aku, Isteriku : a Tribute to My Dear Rey</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2007/11/16/maafkan-aku-isteriku-a-tribute-to-my-dear-rey/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2007/11/16/maafkan-aku-isteriku-a-tribute-to-my-dear-rey/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 01:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2007/11/16/maafkan-aku-isteriku-a-tribute-to-my-dear-rey/</guid>
		<description><![CDATA[Warning : Kalau rekan blogger / pembaca  lagi suntuk atau sedang patah hati, please jangan baca tulisan ini. Jangan salahkan saya kalau nanti tambah migrain dan tambah patah hati  . Jangan baca juga kalau kamu sedang mual, hihihi&#8230;

*****
Maafkan aku isteriku, aku belum menjadi suami yang mengayomi dengan tulus dan ikhlas. Aku masih lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Warning : Kalau rekan blogger / pembaca  lagi suntuk atau sedang patah hati, please jangan baca tulisan ini. Jangan salahkan saya kalau nanti tambah migrain dan tambah patah hati <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Jangan baca juga kalau kamu sedang mual, hihihi&#8230;<br />
</strong></p>
<p align="center">*****</p>
<p><a href="http://www.free-slideshow.com/stock-photos/flowers_plants/flower-tulip-water-drop2.jpg"><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2007/11/tulip.jpg" title="Tulip" alt="Tulip" align="left" hspace="5" vspace="5" /></a>Maafkan aku isteriku, aku belum menjadi suami yang mengayomi dengan tulus dan ikhlas. Aku masih lebih sering mementingkan diriku sendiri, memilih untuk berdebat mengenai hal-hal yang tidak pernah kita perdebatkan saat pacaran dulu.</p>
<p>Maafkan aku isteriku, untuk semua perhatian dan kasih sayang yang telah kamu berikan, namun aku belum membalasnya dengan perhatian dan kasih sayang yang sama yang sudah kamu tumpahkan padaku. Aku bukannya tak mau dan aku bukannya tak mampu. Kadang-kadang kata-kata argumentasi dan pengalihan esensi yang biasa aku gunakan di rapat kantor terbawa hingga saat-saat aku berbicara padamu.</p>
<p>Maafkan aku isteriku, jika aku sering tertidur lelap saat kamu memintaku mengusap lembut dahimu. Saat aku sulit dibangunkan kala malam menjelang pagi dan kamu ingin ditemani saat hendak mengambil air untukmu atau untuk membuat susu.<br />
<span id="more-17"></span><br />
Maafkan aku isteriku, jika aku lebih sering defisit yang membuatku harus tergantung padamu <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> . Dalam hal keuangan dan dalam hal administrasinya, aku bukan tandinganmu. Aku lebih berpengalaman dalam menghabiskan waktu dan mengisinya dengan berbagai keinginan yang menderaku.</p>
<p>Tentu aku masih seperti yang dulu, meski berat badanku bertambah dan terus bertambah sejak menikah denganmu. Jika dulu aku bisa sprint untuk mendaki Gunung Gede-Pangrango, sekarang naik tangga ke tingkat ketiga membuatku memikirkan apa saja makanan yang sudah kumakan yang memberati darahku.</p>
<p>Isteriku, terima kasih untuk semua pengertian dan pemahaman yang aku dapat darimu. Untuk anak yang manis, ganteng dan cakep yang selalu menghibur dengan gurauan dan canda yang membuatku selalu ingin pulang cepat kerumah karena kutahu kamu dan Zeze Vavai selalu menunggu (sok PD, hehehe..).</p>
<p>Maafkan aku jika kamu jadi cemburu pada Zeze Vavai karena Zeze Vavai pandai memanggil &#8220;papa&#8230;&#8221; dan butuh waktu untuk memanggil &#8220;Ibu&#8230;&#8221;</p>
<p>Maafkan aku jika aku jadi jarang mengirim puisi untukmu, jarang menulis tulisan &#8220;tribute&#8221; untukmu, jarang memberikan catatan manis untukmu. Tak seperti dulu, saat aku seperti kumbang yang sebentar-sebentar menghampirimu. Dalam lubuk hatiku, aku malu jika ingin berkata bahwa aku terlalu sibuk yang kadang aku tak tahu untuk apa semua itu. Jangan katakan, &#8220;Ah, kalau lagi pacaran memang begitu&#8230;&#8221;. Aku tersenyum sendu mendengar semua itu&#8230;</p>
<p>Isteriku, aku sayang padamu, just the way you are&#8230;</p>
<p><em>Cinta pada ibu jadi abadi<br />
Cinta pada anak tak mau berbagi<br />
Cinta kepadamu, mengapa menyergap berkali-kali&#8230;</em></p>
<p>*****</p>
<p>Photo credited to <a href="http://www.free-slideshow.com/stock-photos/flowers_plants/flower-tulip-water-drop2.jpg">http://www.free-slideshow.com/stock-photos/flowers_plants/flower-tulip-water-drop2.jpg</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2007/11/16/maafkan-aku-isteriku-a-tribute-to-my-dear-rey/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Catatan Mudik #2 : Mangga, Ikan Gabus &#038; Professional Blogger</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2007/10/20/catatan-mudik-2-mangga-ikan-gabus-professional-blogger/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2007/10/20/catatan-mudik-2-mangga-ikan-gabus-professional-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Oct 2007 19:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2007/10/20/catatan-mudik-2-mangga-ikan-gabus-professional-blogger/</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini merupakan kelanjutan dari posting pertama, Catatan Mudik #1, Kopdar dan Fungsionalitas Kronologger. Sengaja saya tempatkan di blognya Zeze Vavai karena memuat foto Zeze Vavai sedang memetik mangga, hehehe&#8230;
Salah satu moment yang saya senangi saat pulang kampung (meski ini kampung isteri, bukan kampung saya secara saya ini orang kota. Hah ? Orang kota ???! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2007/10/vavai-mangga2.jpg" title="Vavai dan Mangga" alt="Vavai dan Mangga" align="left" hspace="5" vspace="5" />Posting ini merupakan kelanjutan dari posting pertama, <a href="http://www.vavai.com/blog/index.php?/archives/462-Catatan-Mudik-1,-Kopdar-dan-Fungsionalitas-Kronologger.html">Catatan Mudik #1, Kopdar dan Fungsionalitas Kronologger</a>. Sengaja saya tempatkan di blognya <a href="http://zeze.vavai.com">Zeze Vavai</a> karena memuat foto Zeze Vavai sedang memetik mangga, hehehe&#8230;</p>
<p>Salah satu moment yang saya senangi saat pulang kampung (meski ini kampung isteri, bukan kampung saya secara saya ini orang kota. Hah ? Orang kota ???! <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> ) adalah suasana alam yang teduh dan sejuk. Kalaupun tidak sejuk, ada suasana pedesaan yang bisa dinikmati.</p>
<p>Sudah 3 tahun ini saya perhatikan Lebaran selalu bersamaan dengan musim mangga. Tahun ini Lebaran memang agak lebih cepat dibandingkan waktu panen mangga namun disepanjang ruas jalan Indramayu (daerah Kandang Haur dan Jatibarang), deretan penjual mangga cukup banyak. Meski cukup menggoda, saya tidak membelinya karena di rumah family di Brebes biasanya mangga tersedia untuk dimakan hingga mulas :-D.</p>
<p>Benar saja, saat sampai di Brebes, banyak pohon mangga yang sedang berbuah. Satu hal yang membuat saya heran adalah, mengapa didaerah Brebes ini pohon mangga dapat berbuah lebat. Beberapa diantaranya dapat digapai oleh Zeze Vavai (ZezeVavai berusia 1 tahun 7 bulan Lebaran ini) tanpa harus naik ke kursi. Saya membayangkan kalau saja seperti ini di Bekasi mungkin sudah banyak yang hilang dipetik orang yang lewat, hehehe&#8230; Apakah karena tanahnya yang dekat pantai ataukah ada sebab lain sehingga pohon mangga dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Sepanjang perjalanan mudik kemarin, saya lihat daerah Indramayu, Brebes-Tegal dan Boyolali bisa menjadi sentra produksi mangga.</p>
<p><span id="more-13"></span><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2007/10/vavai-mangga.jpg" title="Vavai dan Mangga-2" alt="Vavai dan Mangga-2" align="right" hspace="5" vspace="5" />Selain soal mangga, hal lain yang menyenangkan adalah saat saya singgah ketempat seorang rekan adik isteri saya (halah, rumit amat :-P) didaerah Kebumen. Tempatnya sejuk. Tidak jauh dari dari pasar Sumpiuh Kebumen. Saat kesana, kami melintasi kebun sayur, kali kecil dengan air jernih dan naungan pohon kelapa. Pohon-pohon masih rimbun dan kami sampai susah mencari jalan karena bisa dibilang rumahnya ditengah kebun :-D. Benar-benar khas pedesaan.</p>
<p>Tak berapa lama setelah kami sampai ditujuan  (disuguhi buah-buahan yang dipetik langsung dari belakang rumah), tuan rumah mempersilakan kami (saya, Zeze vavai, isteri dan keluarga isteri) makan. Melihat lauknya, saya sempat merasa heran melihat ikan Gabus dalam ukuran &#8216;remaja&#8217; yang digoreng dalam jumlah yang cukup banyak. Saya terbiasa makan <a href="http://mycityblogging.com/bekasi/2007/07/30/sayur-gabus-pucung-makanan-khas-bekasi-betawi/">sayur ikan Gabus pucung</a> di Bekasi jadi tidak terlalu heran dengan ikan gabus. Yang mengherankan adalah, ikan Gabus sudah langka di Bekasi dan harganya cukup mahal tapi di Kebumen ini malah disediakan dalam jumlah yang banyak. Saat ditanyakan, tuan rumah menjawab bahwa ikan Gabus itu didapat dari sawah dan kali dibelakang rumah, bukan dari membeli. Sambil tersenyum ditambahkan, &#8220;masih ada 1 ember lagi tuh&#8230;&#8221;</p>
<p>Kadang saya jadi berpikir, jika semua kebutuhan ada dan tersedia didesa, mengapa banyak orang yang lebih memilih untuk bekerja diluar daerah, Jakarta misalnya&#8230; Bukankah jauh lebih enak jika kita bisa bekerja secara remote tanpa harus menghabiskan waktu. Ya-ya-ya, saya tahu tidak semua pekerjaan bisa dilakukan secara remote. Saya bicara dalam kaitan dengan &#8220;<em>professional blogger</em>&#8221; atau &#8220;<em>professional IT</em>&#8220;.</p>
<p><img src="http://zeze.vavai.com/wp-content/uploads/2007/10/vavai-mangga3.jpg" title="Vavai dan Mangga-3" alt="Vavai dan Mangga-3" align="left" hspace="5" vspace="5" />Saya sudah mengecek kualitas sinyal di Kebumen. Meski tidak dapat 3G, akses GPRS dapat tetap dilakukan tanpa masalah. Bayangkan jika kita bisa bekerja sebagai blogger professional atau  penulis atau seniman atau pekerjaan apa saja yang bisa dilakukan tanpa harus hadir secara fisik setiap harinya. Kita bisa tetap bekerja dari tengah kebun, sambil memancing atau sambil bercocok tanam (bisa nggak ya nyangkul sambil ngetik <img src='http://zeze.vavai.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Bayangkan jika kita dapat mengirim hasil pekerjaan secara online. Mengecek dan melakukan maintenance sistem secara remote. Menerima pembayaran secara online. Kita tidak perlu menghabiskan waktu dijalan, ditengah kemacetan yang sudah semakin menyebalkan.</p>
<p>Okay, menjadi pekerja professional juga butuh sosialisasi dan saya tidak meniadakan kemungkinan itu. Apa yang saya sampaikan adalah bayangan pribadi saya satu waktu nanti. Mungkin 1 tahun kedepan, mungkin juga 2 atau 3 tahun kedepan. Saya hanya tidak ingin satu waktu terjaga dari rutinitas dan tiba-tiba menyadari bahwa sebagian besar umur saya telah saya habiskan dijalan&#8230;</p>
<p><em>Aku manusia pejalan</em></p>
<p><em>Bagai sungai berteman sampah, limbah, tak peduli sumpah serapah</em></p>
<p><em>Dari kemarau ke bulan </em></p>
<p><em>Melepas fajar menanti senja</em></p>
<p><em>Mengejar bayanganku sendiri.</em></p>
<p><em>Kata bunda, &#8220;Jangan tinggalkan rumah&#8221;</em></p>
<p><em>Karena disana aku ada, besar, nakal dan mimpi-mimpi</em></p>
<p><em>Tapi aku lompati pagar, memilih barat dan timur </em></p>
<p><em>Sampai habis batas umur</em></p>
<p><em>Ya, akulah manusia pejalan</em></p>
<p><em>Tak tahu kapan mesti berhenti</em></p>
<p>(Taken from Balada si Roy, berdasarkan ingatan&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2007/10/20/catatan-mudik-2-mangga-ikan-gabus-professional-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lebaran 2007, Shalat Ied Pertama Zeze Vavai</title>
		<link>http://zeze.vavai.com/2007/10/13/lebaran-2007-shalat-ied-pertama-zeze-vavai/</link>
		<comments>http://zeze.vavai.com/2007/10/13/lebaran-2007-shalat-ied-pertama-zeze-vavai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Oct 2007 10:05:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zeze.vavai.com/2007/10/13/lebaran-2007-shalat-ied-pertama-zeze-vavai/</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran tahun 2007 atau 1 Syawal 1428 H sekarang ini menjadi istimewa karena Zeze Vavai sudah bisa berjalan dan lari-lari jadi sudah bisa diajak shalat Idul Fitri. Tahun kemarin Zeze masih ditinggal dirumah bersama mamanya karena mamanya khawatir jika Zeze Vavai menjerit-jerit saat shalat Idul Fitri, hehehe&#8230;
Sebenarnya kalau soal menjerit dan potensi menimbulkan gangguan jauh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/147/372775561_54fb7bb9c0.jpg?v=0" title="Zeze Vavai" alt="Zeze Vavai" align="left" height="300" hspace="5" vspace="5" width="400" />Lebaran tahun 2007 atau 1 Syawal 1428 H sekarang ini menjadi istimewa karena Zeze Vavai sudah bisa berjalan dan lari-lari jadi sudah bisa diajak shalat Idul Fitri. Tahun kemarin Zeze masih ditinggal dirumah bersama mamanya karena mamanya khawatir jika Zeze Vavai menjerit-jerit saat shalat Idul Fitri, hehehe&#8230;</p>
<p>Sebenarnya kalau soal menjerit dan potensi menimbulkan gangguan jauh lebih besar saat sekarang ini. Dulu Zeze Vavai baru berumur 7 bulan, masih dapat langsung digendong jika menangis karena suatu sebab tapi sekarang Zeze Vavai bisa lari cepat jika papanya hendak melarang Zeze Vavai berbuat sesuatu.</p>
<p>Lebaran tahun ini juga istimewa karena Zeze Vavai sudah bisa ikut sahur dan berbuka puasa, meski tidak puasa. Menyenangkan sekali jika sedang tidur tiba-tiba dibangunkan oleh Zeze Vavai karena ternyata sudah waktunya makan sahur.<br />
<span id="more-12"></span><br />
Avatar yang saya pakai sekarang ini merupakan hasil skrinsyut kamera saat Zeze Vavai mudik lebaran tahun lalu. Tahun ini Zeze Vavai sudah jauh lebih besar, lebih kuat dan lebih tinggi. Zeze Vavai sudah tidak bisa seleluasa tahun lalu jika berpindah posisi didalam kendaraan.</p>
<p>Mudah-mudahan mudik tahun ini lancar tiada halangan dan kami dapat merayakan lebaran bersama tanpa ada hambatan. Kami berencana mudik ke rumah orang tua isteri di Brebes dan Salatiga.</p>
<p>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428H, jagoanku.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zeze.vavai.com/2007/10/13/lebaran-2007-shalat-ied-pertama-zeze-vavai/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
