Archive for » 2007 «

Maafkan Aku, Isteriku : a Tribute to My Dear Rey

Warning : Kalau rekan blogger / pembaca lagi suntuk atau sedang patah hati, please jangan baca tulisan ini. Jangan salahkan saya kalau nanti tambah migrain dan tambah patah hati :D . Jangan baca juga kalau kamu sedang mual, hihihi…

*****

TulipMaafkan aku isteriku, aku belum menjadi suami yang mengayomi dengan tulus dan ikhlas. Aku masih lebih sering mementingkan diriku sendiri, memilih untuk berdebat mengenai hal-hal yang tidak pernah kita perdebatkan saat pacaran dulu.

Maafkan aku isteriku, untuk semua perhatian dan kasih sayang yang telah kamu berikan, namun aku belum membalasnya dengan perhatian dan kasih sayang yang sama yang sudah kamu tumpahkan padaku. Aku bukannya tak mau dan aku bukannya tak mampu. Kadang-kadang kata-kata argumentasi dan pengalihan esensi yang biasa aku gunakan di rapat kantor terbawa hingga saat-saat aku berbicara padamu.

Maafkan aku isteriku, jika aku sering tertidur lelap saat kamu memintaku mengusap lembut dahimu. Saat aku sulit dibangunkan kala malam menjelang pagi dan kamu ingin ditemani saat hendak mengambil air untukmu atau untuk membuat susu.
more »

Category: Zeze Vavai  19 Comments

Catatan Mudik #2 : Mangga, Ikan Gabus & Professional Blogger

Vavai dan ManggaPosting ini merupakan kelanjutan dari posting pertama, Catatan Mudik #1, Kopdar dan Fungsionalitas Kronologger. Sengaja saya tempatkan di blognya Zeze Vavai karena memuat foto Zeze Vavai sedang memetik mangga, hehehe…

Salah satu moment yang saya senangi saat pulang kampung (meski ini kampung isteri, bukan kampung saya secara saya ini orang kota. Hah ? Orang kota ???! :-P ) adalah suasana alam yang teduh dan sejuk. Kalaupun tidak sejuk, ada suasana pedesaan yang bisa dinikmati.

Sudah 3 tahun ini saya perhatikan Lebaran selalu bersamaan dengan musim mangga. Tahun ini Lebaran memang agak lebih cepat dibandingkan waktu panen mangga namun disepanjang ruas jalan Indramayu (daerah Kandang Haur dan Jatibarang), deretan penjual mangga cukup banyak. Meski cukup menggoda, saya tidak membelinya karena di rumah family di Brebes biasanya mangga tersedia untuk dimakan hingga mulas :-D .

Benar saja, saat sampai di Brebes, banyak pohon mangga yang sedang berbuah. Satu hal yang membuat saya heran adalah, mengapa didaerah Brebes ini pohon mangga dapat berbuah lebat. Beberapa diantaranya dapat digapai oleh Zeze Vavai (ZezeVavai berusia 1 tahun 7 bulan Lebaran ini) tanpa harus naik ke kursi. Saya membayangkan kalau saja seperti ini di Bekasi mungkin sudah banyak yang hilang dipetik orang yang lewat, hehehe… Apakah karena tanahnya yang dekat pantai ataukah ada sebab lain sehingga pohon mangga dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Sepanjang perjalanan mudik kemarin, saya lihat daerah Indramayu, Brebes-Tegal dan Boyolali bisa menjadi sentra produksi mangga.

more »

Category: Zeze Vavai  10 Comments

Lebaran 2007, Shalat Ied Pertama Zeze Vavai

Zeze VavaiLebaran tahun 2007 atau 1 Syawal 1428 H sekarang ini menjadi istimewa karena Zeze Vavai sudah bisa berjalan dan lari-lari jadi sudah bisa diajak shalat Idul Fitri. Tahun kemarin Zeze masih ditinggal dirumah bersama mamanya karena mamanya khawatir jika Zeze Vavai menjerit-jerit saat shalat Idul Fitri, hehehe…

Sebenarnya kalau soal menjerit dan potensi menimbulkan gangguan jauh lebih besar saat sekarang ini. Dulu Zeze Vavai baru berumur 7 bulan, masih dapat langsung digendong jika menangis karena suatu sebab tapi sekarang Zeze Vavai bisa lari cepat jika papanya hendak melarang Zeze Vavai berbuat sesuatu.

Lebaran tahun ini juga istimewa karena Zeze Vavai sudah bisa ikut sahur dan berbuka puasa, meski tidak puasa. Menyenangkan sekali jika sedang tidur tiba-tiba dibangunkan oleh Zeze Vavai karena ternyata sudah waktunya makan sahur.
more »

Category: Zeze Vavai  2 Comments