Warning : Kalau rekan blogger / pembaca lagi suntuk atau sedang patah hati, please jangan baca tulisan ini. Jangan salahkan saya kalau nanti tambah migrain dan tambah patah hati
. Jangan baca juga kalau kamu sedang mual, hihihi…
*****
Maafkan aku isteriku, aku belum menjadi suami yang mengayomi dengan tulus dan ikhlas. Aku masih lebih sering mementingkan diriku sendiri, memilih untuk berdebat mengenai hal-hal yang tidak pernah kita perdebatkan saat pacaran dulu.
Maafkan aku isteriku, untuk semua perhatian dan kasih sayang yang telah kamu berikan, namun aku belum membalasnya dengan perhatian dan kasih sayang yang sama yang sudah kamu tumpahkan padaku. Aku bukannya tak mau dan aku bukannya tak mampu. Kadang-kadang kata-kata argumentasi dan pengalihan esensi yang biasa aku gunakan di rapat kantor terbawa hingga saat-saat aku berbicara padamu.
Maafkan aku isteriku, jika aku sering tertidur lelap saat kamu memintaku mengusap lembut dahimu. Saat aku sulit dibangunkan kala malam menjelang pagi dan kamu ingin ditemani saat hendak mengambil air untukmu atau untuk membuat susu.
more »
Posting ini merupakan kelanjutan dari posting pertama,
Lebaran tahun 2007 atau 1 Syawal 1428 H sekarang ini menjadi istimewa karena Zeze Vavai sudah bisa berjalan dan lari-lari jadi sudah bisa diajak shalat Idul Fitri. Tahun kemarin Zeze masih ditinggal dirumah bersama mamanya karena mamanya khawatir jika Zeze Vavai menjerit-jerit saat shalat Idul Fitri, hehehe…